TATA BAHASA BAKU BAHASA INDONESIA (bagian 3)

2. KATA SIFAT (ADJEKTIVA)


Adjektiva merupakan sebuah kategori yang dikenal oleh kemungkinannya untuk bergabung: Bergabung dengan partikel tidak, mendampingi nomina di dampingi partikel seperti lebih, sangat, agak. mempunyai ciri-ciri morfologis seperti –er, –if, -i. dibentuk menjadi nomina dengan konfiks ke-an.
- Adjektiva dasar
• Yang dapat diisi dengan kata sangat, lebih :
Adil Bagus Deras dsb.
Agung Bahagia Disiplin
Aman Bebas Fatal
Anggun Berani fanatik
• Yang tidak bisa diisi dengan kata sangat, lebih :
Buntut Genap Langsung Pelak
Cacat Interlokal Laun Tentu
Gaib Kejur Musnah Tunggal
Ganda lancung Niskala
- Adjektiva turunan
• Adjektiva turunan berafiks, misalnya terhormat.
• Adjektiva turunan bereduplikasi, misalnya
- Elok-elok - Muda-muda
- Gagah-gagah - Ringan-ringan
• Adjektiva berafiks ke-an, misalnya :
- kesakitan - Kesepian
• Adjektiva berafiks –i, misalnya :
Abdi - hewani
Alami - Duniawi
• Adjektiva yang berasal dari berbagai kelas dengan proses-proses berikut :
** Deverbalisasi, misalnya :
Melengking - menyenangkan
Menggembirakan - terpandang
**Denomalisasi
misalnya :
ahli - berguna – luas
berakar - bermanfaat – malam
berbisa - dermawan - membudaya
**De-adverbalisasi
misalnya :
berkurang - menyengat
bertambah
** Denumeralia
misalnya :
manunggal – menyeluruh - mendua
**De-interjeksi
misalnya :
aduhai - sip – wah asoi - yahud
- Adjektiva Majemuk
subordinatif :
buta warna - panjang akal - besar mulut - terang hati
koordinatif :
aman sentosa - lemah lembut - besar kecil - suka duka
Ada dua macam katagori adjektiva :
- adjektiva predikatif , adalah adjektiva yang dapat menempati posisi predikat dalam klausa .
contoh : hangat, sulit, mahal.
adjektiva atributif, yaitu adjektiva yang mendampingi nomina dalam prase nominal.
Contoh : nasional
- adjektiva bertaraf, yaitu adjektiva yang dapat berdampingan dengan agak, sangat, seperti : pekat, makmur.
adjektiva tak bertaraf, adalah adjektiva yang tidak dapat berdampingan dengan agak, sangat, seperti : intern
Pemakaiaan Adjektiva
Tingkat positif, yaitu suatu tingkat yang menerangkan bahwa nomina dalam keadaan biasa.
Contoh :
- Rumah Husein besar
- Rumah Husein sama besar dengan rumah Ramli
a. Tingkat komparatif, yang menerangkan bahwa keadaan nomina melebihi keadaan nomina lain.
Contoh :
Rumah Husein lebih besar dari pada rumah Ramli.
b. Tingkat superlatif, suatu tingkat yang menerangkan bahwa keadaan nomina melebihi keadaan beberapa atau semua nomina lain yang dibandingkannya.
Contoh :
- Anton murid yang paling pandai di kelas itu.
- Anton murid terpandai di kelas itu.
c. Tingkat eksesif, yaitu suatu tingkat yang menerangkan bahwa keadaan nomina berlebih-lebihan.
Contoh :
- Pertunjukan malam itu sangat ramai sekali.
- Karena dimanja, anak itu terlalu amat nakalnya.
- Angin topan yang bukan main kuatnya

TATA BAHASA BAKU BAHASA INDONESIA (bagian 3)